Tampilkan postingan dengan label Info Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Pendidikan. Tampilkan semua postingan

TATA CARA PEMBAYARAN TUNJANGAN PROFESI GBPNS PADA KEMENAG - KMA NO 43 TH 2014


Dalam rangka memberikan kepastian hukum dan tertib administrasi, dalam pelaksanaan tunjangn profesi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) Kementerian Agama RI telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama tentang tata cara pembayaran tunjangan profesi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil. dalam KMA tersebut perubahan yang mendasarkan adalah tentang Surat Keputusan pembagian tugas mengajar guru yang ditanda tangai kepala madrasah, nanti dalam proses pemberkasan Surat Keputusan Pembagian Tugas Mengajar tersebut harus diketahui oleh Kepala Kantor Kementerian Agama.
Adapun Keputusan Menteri Agama tersebut silahkan unduh disini

Mengatasi Sandi Salah saat Upload EMIS Pendis Online


Mengatasi Sandi Salah saat Upload EMIS Pendis Online



Upload Emis Pendis Online seperti yang sudah di bahas pada postingan sebelumnya baik upload data online maupun offlinesudah ada panduannya di blog ini. bisa dicari di daftar isi. setelah di praktikkan oleh teman-teman ada beberapa kendala yang dihadapi saat peng-upload-an back up emis pada aplikasi EMIS Online 2014 tersebut antara lain ketika login ada keterangan SANDI SALAH, padahal sandi dirasa sudah benar. ada beberapa solusi untuk mengatasinya. yang pertama, hal itu bisa terjadi karena overload server yang membuat anda gagal akses web emis pendis tersebut. yang kedua, memang sandi yang default telah anda ganti dengan sandi yang baru, ketika anda buka sandi tersebut anda gagal dan ada keterangan SANDI SALAH, pada kasus kedua ini sebaiknya anda berkonsultasi dengan operator EMIS Pendis kabupaten setempat agar di lakukan pe-reset-an default atau dikembalikan ke sandi semula.

Waktu Terbaik, waktu terbaik dalam peng-upload-an supaya tidak terjadi overload server sebaiknya anda lakukan di awal jadwal peng-upload-an wilayah anda dan sekitar jam 14.00 - 17.00 WIB dan 23.00 - 04.00 WIB, pada waktu-waktu tersebut rata-rata server sedang tidak digunakan jadi anda bisa dengan cepat melakukan upload dan segera di kirim ke kemenag setempat untuk dilakukan tindakan selanjutnya. 

demikian semoga bisa membantu teman-teman yang mengalami kendala dalam peng-upload-an emis pendis online maupun offline. selamat mengerjakan.

Solusi dalam Meng- Upload Emis 2014 yang gagal

Solusi dalam Meng- Upload Emis 2014 yang gagal - yang namanya upload data biasanya pasti terjadi kesalahan, baik dari operator sekolah sendiri, dari web server karena lemot ( pengguna terlalu banyak atau jaringan anda ), nah pada kesempatan ini , mimin akan berbagi pengalaman tentang beberapa solusi  dalam meng- upload emis yang gagal.

1. Tidak Bisa Login ( Pendataan untuk lembaga ini dimulai pada : 1970-01-01 s.d 1970-01-01)



Ni seperti punya mimin sebelumnya
a. Biasanya dari belum jadwalnya
b. Minta reset operatornya

2. Server Masih Maintence ( Server pusat dari emis masih dalam perbaikan data)

Soluasinya ( menunggu sampai server dibuka kembali biasanya sampai 6 jam )
3. dalam mengunggah backup file lemot 
 Itu karena pengguna emis banyak atau jaringan anda (rekomendasikan pake modem HSPA 3G atau Spedy)
4. Monggo yang ada permasalahan dan solusi  silahkan ditambahkan di komentar,,,


Petunjuk dan Solusi Upload BackUp Emis Online Untuk Lembaga 2014

Petunjuk dan Solusi Upload BackUp Emis Online Untuk Lembaga 2014 - Terima kasih atas kunjunganya bagi para operator madrasah /RA/Mts/dan Aliyah...pada kesempatan kali ini mimin akan berbagi sebuah tips tentang Petunjuk dan Solusi Upload BackUp Emis Online Untuk yang dekat-dekat ini sedang diperbincangan oleh operator madrasah dan sekolah. dan berikut beberapa tips agar tidak lemot dan berikut adalah solusi menurut mimin sendiri sie.

Mungkin Operator ada yang lom tau emis itu apa cie...nah sedikit tentan pengertiang emis ,EMIS (Education Management Information System) merupakan sistem pendataan sekolah dari kemenag (Kementerian Agama) yang berbasis offline kemudian di upload ke sistem online. awalnya pendataan EMIS di sekolah hanya berupa file excel namun seiring perkembangannya data EMIS dibuat secara online. sekitar tahun 2012 data EMIS pertama kali di isi secara online tapi bisa dikatakan cara tersebut gagal karena banyak keluhan loading aplikasi Emis yang lambat karena overload dengan kata lain sistem aplikasi emis online pada saat itu mengalami kelebihan akses karena pendataan seluruh indonesia mengisi secara langsung dalam satu pintu aplikasi EMIS PENDIS (nama Aplikasi emis pada saat itu).

Nah berikut adalah tutorialnya cara upload data BackUp Aplikasi Emis Pendis :
1. buka situs aplikasi emis online nya di atau klik http://emispendis.kemenag.go.id/emis2014/emis_ng/
2. kemudian akan terlihat seperti ini. isi nama pengguna dan sandi (konsultasi dengan operator emis pendis kabupaten setempat).

3. Kemudian masuk ke halaman beranda



4. selanjutnya update lokasi sekolah anda.

5. Ubah password operator anda.

6. kemudian Isi Profil pengguna anda

7. selanjutnya masuk ke upload data lembaga sekolah anda.

8. Upload Data Sarana Prasarana

9. Upload Data Rekap Siswa

10. Upload Data Rekap Personal (PTK)

11. Upload Data Detail Siswa

12. Upload Data Detail Personal (PTK)

13. Upload Data Detail Lulusan

14. kemudian proses yang terakhir adalah mengirimkan data upload tersebut ke Kab/Kota setempat untuk di konfirmasi.

Catatan : sebelum anda membuka dan mengupload data sekolah anda di aplikasi EMIS Pendis Online, sebaiknya anda menunggu komando dari Operator Emis Pendis Kemenag Kab/Kota anda untuk menghindari Overload server dan menyesuaikan dengan jadwal peng-upload-an data emis di wilayah anda. adapun jadwal peng-upload-an di perwilayah di Indonesia bisa di download di link di bawah ini.

Download Jadwal Upload Emis Online se Indonesia


dan untuk solusi anda bagi bila ada kendala silahkan lihat disini : Solusi dalam meng- Upload Emis 2014

Download Instrument Akreditasi SD atau MI

Download Instrument Akreditasi SD atau MI - Terima kasih atas kunjungannya di Blog MI Al-Islam , pada kesempatan kali ini akan membahas tetntang akreditasi dan Alhmadulillah pada waktu itu MI kami mendapatkan nilai A dan hanya sekedar berbagi saja dan anda yang belum tau tentang apa sie akreditasi itu, dan di bawah ini adalah beberapa poin-poin penting tentang akreditasi yang dibahas secara singkat.
untuk link dowload Instrument Akreditasi SD/MI ada bawah postingan ini.
1. Apa Akreditasi Sekolah itu?
kreditasi sekolah adalah kegiatan penilaian (asesmen) sekolah secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi diri dan evaluasi eksternal (visitasi) untuk menentuksn kelayakan dan kinerja sekolah.
2. Apa Dasar Hukum Akreditasi Sekolah?
Dasar hukum akreditasi sekolah utama adalah : Undang Undang No. 20 Tahun 2003 Pasal 60, Peraturana Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Pasal 86 & 87 dan Surat Keputusan Mendiknas No. 87/U/2002.
3. Apa Tujuan Akreditasi Sekolah?
Akreditasi sekolah bertujuan untuk : (a) menentukan tingkat kelayakan suatu sekolah dalam menyelenggarakan layanan pendidikan dan (b) memperoleh gambaran tentang kinerja sekolah
4. Apa Fungsi Akreditasi Sekolah?
Fungsi akreditasi sekolah adalah : (a) untuk pengetahuan, yakni dalam rangka mengetahui bagaimana kelayakan & kinerja sekolah dilihat dari berbagai unsur yang terkait, mengacu kepada baku kualitas yang dikembangkan berdasarkan indikator-indikator amalan baik sekolah, (b) untukakuntabilitas, yakni agar sekolah dapat mempertanggungjawabkan apakah layanan yang diberikan memenuhi harapan atau keinginan masyarakat, dan (c) untuk kepentinganpengembangan, yakni agar sekolah dapat melakukan peningkatan kualitas atau pengembangan berdasarkan masukan dari hasil akreditasi
5. Apa Prinsip-Prinsip Akreditasi Sekolah?
Prinsip – prinsip akreditasi yaitu : (a) objektif, informasi objektif tentangg kelayakan dan kinerja sekolah, (b) efektif, hasil akreditasi memberikan informasi yang dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan, (c) komprehensif, meliputi berbagai aspek dan menyeluruh, (d) memandirikan, sekolah dapat berupaya meningkatkan mutu dengan bercermin pada evaluasi diri, dan (d) keharusan (mandatori), akreditasi dilakukan untuk setiap sekolah sesuai dengan kesiapan sekolah.
6. Apa Karakteristik Sistem Akreditasi Sekolah?
Sistem akreditasi memiliki karakteristik : (a) keseimbangan fokus antara kelayakan dan kinerja sekolah, (b) keseimbangan antara penilaian internal dan eksternal, dan (d) keseimbangan antara penetapan formal peringkat sekolah dan umpan balik perbaikan
7. Apa Cakupam Akreditasi Sekolah?
Akreditasi sekolah dilaksanakan mencakup : (a) Lembaga satuan pendidikan (TK, SD, SMP, SMA) dan (b) Program Kejuruan/kekhususan (SDLB, SMPLB, SMALB, SMK)
8. Apa Komponen Penilaian Akreditasi Sekolah ?
Akreditasi sekolah mencakup penilaian terhadap sembilan komponen sekolah, yaitui (a) kurikulum dan proses belajar mengajar; (b) administrasi dan manajemen sekolah; (c) organisasi dan kelembagaan sekolah; (d) sarana prasarana (e) ketenagaan; (f) pembiayaan; (g) peserta didik; (h) peranserta masyarakat; dan (1) lingkungan dan kultur sekolah. Masing-masing kompoenen dijabarkan ke dalam beberapa aspek. Dari masing-aspek dijabarkan lagi kedalam indikator. Berdasarkan indikator dibuat item-item yang tersusun dalam Instrumen Evaluasi Diri dan Instrumen Visitasi.
9. Bagaimana Prosedur Akreditasi Sekolah ?
Akreditasi dilaksanakan melalui prosedur sebagai berikut : (a) pengajuan permohonan akreditasi dari sekolah; (b) evaluasi diri oleh sekolah; (c) pengolahan hasil evaluasi diri ; (d) visitasi oleh asesor; (e) penetapan hasil akreditasi; (f) penerbitan sertifikat dan laporan akreditasi
10. Bagaimana Sekolah Mempersiapkan Akreditasi Sekolah?
Dalam mempersiapkan akreditasi, sekolah melakukan langkah-langkah sebagai berikut : (a) Sekolah mengajukan permohonan akreditasi kepada Badan Akreditasi Propinsi (BAP)-S/M untuk SLB, SMA, SMK dan SMP atau kepada Unit Pelaksana Akreditasi (UPA) Kabupaten/Kota untuk TK dan SD Pengajuan akreditasi yang dilakukan oleh sekolah harus mendapat persetujuan atau rekomendasi dari Dinas Pendidikan; (b) Setelah menerima instrumen evaluasi diri, sekolah perlu memahami bagaimana menggunakan instrumen dan melaksanakan evaluasi diri. Apabila belum memahami, sekolah dapat melakukan konsultasi kepada BAN-SM mengenai pelaksanaan dan penggunaan instrumen tersebut; (c) Mengingat jumlah data dan insformasi yang diperlukan dalam proses evaluasi diri cukup banyak, maka sebelum pengisian instrumen evaluasi diri, perlu dilakukan pengumpulan berbagai dokumen yang diperlukan sebagai sumber data dan informasi
11. Apa Persyaratan Sekolah agar Dapat Mengikuti Akreditasi?
Sekolah dapat diikutsertakan aktrditasi apabila : (a) memiliki surat keputusan kelembagaan (UPT); (b) memiliki siswa pada semua tingkatan; (c) memiliki sarana dan prasarana pendidikan; (d) memiliki tenaga kependidikan; (e) melaksanakan kurikulum nasional; dan (f) telah menamatkan siswa.
12. Siapa Pelaksana Akreditasi Sekolah ?
Pelaksana akreditasi sekolah terdiri dari : (a) Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M), (b) Badan Akreditasi Propinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M), dan (c) Unit Pelaksana Akreditasi (UPA) Kabupaten/Kota . Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) merupakan: badan non struktural yang secara teknis bersifat independen dan profesional yang terdiri atas unsur-unsur masyarakat, organisasi penyelenggara pendidikan, perguruan tinggi, dan organisasi yang relevan..yang memiliki kewenangan untuk menetapkan kebijakan, standar, sistem,dan perangkat akreditasi secara nasional. Badan Akreditasi Propinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M) berkewenangan untuk melaksanakan kegiatan akreditasi SMP, SMA, SMK dan SLB. Sedangkan, Unit Pelaksana Akreditasi (UPA) Kabupaten/Kota berkewenangan melaksanakan akreditasi untuk TK dan SD.
13. Apa Hasil dari Akreditasi ?
Hasil akreditasi berupa : (a) Sertifikat Akreditasi Sekolah, dan (b) Profil Sekolah, kekuatan dan kelemahan, dan rekomendasi.Sertifikat Akreditasi Sekolah adalah surat yang menyatakan pengakuan dan penghargaan terhadap sekolah atas status dan kelayakan sekolah melalui proses pengukuran dan penilaian kinerja sekolah terhadap komponen-komponen sekolah berdasarkan standar yang ditetapkan BAN-SM untuk jenjang pendidikan tertentu.
14. Bagaimana Menetapkan Hasil Akreditasi ?
Laporan tim asesor yang memuat hasil visitasi, catatan verifikasi, dan rumusan saran bersama dengan hasil evaluasi diri akan diolah oleh BAN-S/M untuk menetapkan nilai akhir dan peringkat akreditasi sekolah sesuai dengan kondisi nyata di sekolah. Penetapan nilai akhir dan peringkat akreditasi dilakukan melalui rapat pleno BAN-SM sesuai dengan kewenangannya. Rapat pleno penetapan hasil akhir akreditasi harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya lima puluh persen ditambah satu (50 % + 1) anggota BAN-SM Nilai akhir dan peringkat akreditasi juga dilengkapi dengan penjelasan tentang kekuatan dan kelemahan masing-masing komponen dan aspek akreditasi, termasuk saran-saran tindak lanjut bagi sekolah, Dinas Pendidikan, maupun Departemen Pendidikan Nasional dalam rangka peningkatan kelayakan dan kinerja sekolah di masa mendatang. Penjelasan kualitatif dan saran-saran harus merujuk pada hasil temuan dan bersifat spesifik agar mempermudah pihak sekolah untuk melakukan pengembangan dan perbaikan internal dan pihak terkait (pemerintah daerah dan dinas pendidikan) melakukan pemberdayaan dan pembinaan lebih lanjut terhadap sekolah.
15. Berapa Lama Masa Berlaku Akreditasi ?
Masa berlaku akreditasi selama 4 tahun. Permohonan Akreditasi Ulang 6 bulan sebelum masa berlaku habis. Akreditasi Ulang untuk perbaikan diajukan sekurang-kurangnya 2 tahun sejak ditetapkan.
16. Bagaimana Pengaduan atas Hasil Akreditasi ?
Ketidakpuasan terhadap hasil akreditasi dapat disampaikan kepada BAN-S/M dengan tembusan BAP-S/M /UPA Kabupaten/Kota setempat dan BAN-S/M melakukan verifikasi dan evaluasi, menyampaikan hasilnya kepada BAP-S/M/UPA Kabupaten/Kota untuk ditindaklanjuti
17. Apa Tindak Lanjut Hasil Akreditasi ?
Hasil akreditasi ditindaklanjuti oleh Departemen Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Penyelenggara sekolah guna kepentingan peningkatan mutu sekolahDownload Instrument Akreditasi SD atau MI - 
TErima kasih atas kunjunganya, semoga bermanfaat bagi anda 

Contoh Format Penilaian SD | MI, SMP| MTs , SMA| MA Kurikulum 2013

Contoh Format Penilaian SD | MI,   SMP| MTs , SMA| MA Kurikulum 2013 - Aplikasi atau software penilaian Kurikulum 2013, SD,SMP, SMA disertai format nilai Raport, dalam bentuk excel ini kiranya cukup membantu Bapak/Ibu sekalian dalam melaksanakan Pembelajaran Kurikulum 2013.
Cara penilaian Numerik atau berdasar angka nampak sedikit demi sedikit di tinggalkan hal ini terbukti pada proses penilaian pembelajaran Kurikulum 2013 yang lebih bersifat kualitatif atau deskriptif.
Tentunya hal kualitatif ini dalam aspek penilaian "tetapi, namun,sedangkan" cenderung ditinggalkan agar tercipta peserta didik yang penuh semangat,optimis dalam kehidupannya.

Pada tingkat dasar lebih mengedapankan aspek sikap atau prilaku sedang pada keilmuannya lebih banyak pada tingkat atasnya,
Buku Pelajaran makin tipis namun makin tebal buku raportnya, hal demikian bukanlah kita harus jauhi mari kita dalam dan ketahui bagaimana tekhnis kurikulum 2013.

Pada postingan telah lalu bapak ibu mungkin sudah memiliki RPP atau Panduan namun jika belum silahkan klik RPP SD Kurikulum 2013, atau RPP SMP Kurikulum 2013

Pada hal lain kami pun telah sediakan Panduan dan Perangkat Pembelajaran Kurikulum 2013 yang mungkin bisa bermanfaat, tentunya semoga.

Dan kembali pada topik kita tentang Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013.
Yang pertama pada jenjang Sekolah Dasar, aplikasi ini sudah tersedia si pembuat didalam nya.
Jenjang SD Kurikulum 2013 mengedepankan 4 aspek penilaian

1. Aspek Spiritual
2.Aspek Pengetahuan
3.Aspek Keterampilan
4. Aspek Sosial

Pada aspek Spriritual dan Sosial penilaian bisa dilakukan dalam bentuk, penilaian antar teman,Penilaian Diri Sendiri,Observasi dan Jurnal.
Pada aspek lainnya Pengetahuan dan Keterampilan berbentuk praktek, proyek maupun portofolio.
Pengetahuan sikap dan keterampilan dengan KKM 2,66 
Berikut penampakan pada gambar
Download Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 SD, SMP, SMA

Jika berminat silahkan klik Download Aplikasi Penilaian SD Kurikulum 2013. 

Pada Jenjang SMP Kurikulum 2013 bentuk penilaian juga tak berbeda jauh baik dari KKM hingga aspek utama dalam penilaian, berikut tampilannya
Download Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 SD, SMP, SMA

Terpisah dari itu Aplikasi Raport SMP Kurikulum 2013
Download Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 SD, SMP, SMA

Dan yang terakhir ini juga tak kalah menarik bisa digunakan SMA maupun SMK
Software penilaian digital ini memiliki keistimewaan yaitu :
1) Juga Mengintegrasikan 3 aspek penilaian yaitu penilaian kognitif (pengetahuan), afektif (sikap) dan psikomotorik (keterampilan) menjadi satu kesatuan utuh sehingga di dalam Laporan Evaluasi Hasil Belajar (Nilai Akhir Semester) maka ke-3 Aspek tersebut MUNCUL (diperhitungkan) karena masuk ke dalam komponen perhitungan penentuan Nilai Raport (NR).
2) Sesuai dengan standar penilaian (Permendiknas No.20 Tahun 2007)
3) Proses berjalan otomatis (Nge-Link) setelah input data diselesaikan semua dan siap Print-Out.
Download Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 SD, SMP, SMA


Panduan untuk pengisiannya sudah ada didalamnya namun sekali lagi software ini kami dapatkan dari berbagai sumber yang tentunya sudah tercantum didalam software yang bapak/ibu download siapa pembuatnya. 

Silahkan bapak ibu gunakan, kami yakin rekan sekalian lebih mengerti dan jika bermanfaat dan besar harapan kami jangan dirubah nama pemiliknya, mari kita hargai karya orang lain yang mau membantu dan berbagi beribu terima kasih kami ucapkan

Semoga Bermanfaat.
Jika Kurang paham cara download di 4shared

Kelebihan dan kekurangan kurikulum 2013

Kelebihan dan kekurangan kurikulum 2013.

Kelebihan Kurikulum 2013
- Lebih menekankan pada pendidikan karakter. Selain kreatif dan inovatif, pendidikan karakter juga penting yang nantinya terintegrasi menjadi satu. Misalnya, pendidikan budi pekerti luhur dan karakter harus diintegrasikan kesemua program studi.
- Asumsi dari kurikulum 2013 adalah tidak ada perbedaan antara anak desa atau kota. Seringkali anak di desa cenderung tidak diberi kesempatan untuk memaksimalkan potensi mereka.
- Merangsang pendidikan siswa dari awal, misalnya melalui jenjang pendidikan anak usia dini.
- Kesiapan terletak pada guru. Guru juga harus terus dipacu kemampuannya melalui pelatihan-pelatihan dan pendidikan calon guru untuk meningkatkan kecakapan profesionalisme secara terus menerus.

Kelemahan Kurikulum 2013
- Pemerintah seolah melihat semua guru dan siswa memiliki kapasitas yang sama dalam kurikulum 2013. Guru juga tidak pernah dilibatkan langsung dalam proses pengembangan kurikulum 2013.
- Tidak ada keseimbangan antara orientasi proses pembelajaran dan hasil dalam kurikulum 2013. Keseimbangan sulit dicapai karena kebijakan ujian nasional (UN) masih diberlakukan.
- Pengintegrasian mata pelajaran IPA dan IPS dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk jenjang pendidikan dasar tidak tepat, karena rumpun ilmu pelajaran-pelajaran tersebut berbeda.

Pengertian Kurikulum 2013

Pengertian Kurikulum - Secara etimologis, kurikulum berasal dari kata dalam Bahasa Latin curerer yaitu pelari, dan curere yang artinya tempat berlari. Pada awalnya kurikulum adalah suatu jarak yang harus ditempuh oleh pelari mulai dari garis start sampai dengan finish. Kemudian pengertian kurikulum tersebut digunakan dalam dunia pendidikan, dengan pengertian sebagai rencana dan pengaturan tentang sejumlah mata pelajaran yang harus dipelajari peserta didik dalam menempuh pendidikan di lembaga pendidikan.

Berikut ini beberapa pengertian kurikulum yang dikemukakan oleh para ahli:
Pengertian Kurikulum Menurut Kerr, J. F (1968): Kurikulum adalah semua pembelajaran yang dirancang dan dilaksanakan secara individu ataupun secara kelompok, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Pengertian Kurikulum Menurut Inlow (1966): Kurikulum adalah usaha menyeluruh yang dirancang oleh pihak sekolah untuk membimbing murid memperoleh hasil pembelajaran yang sudah ditentukan.
Pengertian Kurikulum Menurut Neagley dan Evans (1967): kurikulum adalah semua pengalaman yang dirancang dan dikemukakan oleh pihak sekolah.
Pengertian Kurikulum Menurut Beauchamp (1968): Kurikulum adalah dokumen tertulis yang mengandung isi mata pelajaran yang diajar kepada peserta didik melalui berbagai mata pelajaran, pilihan disiplin ilmu, rumusan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Pengertian Kurikulum Menurut Good V. Carter (1973): Kurikulum adalah kumpulan kursus ataupun urutan pelajaran yang sistematik.
Pengertian Kurikulum Menurut UU No. 20 Tahun 2003: Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.

Pengertian Kurikulum 2013
Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang melakukan penyederhanaan, dan tematik-integratif, menambah jam pelajaran dan bertujuan untuk mendorong peserta didik atau siswa, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran dan diharapkan siswa kita memiliki kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif, sehingga nantinya mereka bisa sukses dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan di zamannya, memasuki masa depan yang lebih baik.

Pengembangan dan Rencana Silabus 2013


Pengembangan dan Rencana Silabus 2013 - silbus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Prinsip Pengembangan Silabus 2013: 
1. Ilmiah Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. 
2. Relevan Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spritual peserta didik. 
3. Sistematis Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam rangka mencapai kompetensi. 
4. Konsisten Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian. 
5. Memadai Cakupan indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar. 
6. Aktual dan Kontekstual Cakupan indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi. 
7. Fleksibel Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, pendidik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat. 
8. Menyeluruh Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor).